Tampilkan postingan dengan label Bangun Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangun Rumah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2020

5 Prinsip Dasar Merenovasi Rumah Lama

Renovasi rumah bekas, mulai dari awal hingga tampak seperti baru lagi, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi seorang Arsitek. Pada tahun 2012 saya ditawarkan pekerjaan untuk merenovasi rumah tinggal di daerah Jimerto Surabaya, yang kebetulan rumah lama tersebut adalah milik teman sendiri. 

Singkat cerita setelah bertemu dan berdiskusi serta saya melakukan kunjungan kelokasi proyek (lampiran foto rumah lama tersebut). Tantangan dalam merenovasi rumah tersebut adalah budget tidak boleh melebihi dari yang disepakati. Rumah tersebut berada diatas lahan 10x30, menghadap kearah selatan dan cukup sejuk disiang hari.




Setelah beberapa kali saya melakukan revisi desain dengan pihak pemilik rumah (kebetulan orang tua teman baik saya), kita sama sama puas baik dari segi layout, dan tampak depan rumah tersebut. Disini saya lampirkan foto hasil renovasi yang memakan waktu pengerjaan kurang lebih 15 bulan.




Dalam hal ini ada Lima hal yang harus diperhatikan oleh Arsitek dalam melakukan tindakan renovasi dengan budget yang TEPAT, tetapi hasil sangat maksimal.


1. Budget dari pemilik VS budget estimasi dari Arsitek ? Sangat penting karena terkadang kita sebagai Arsitek berpikir hanya estetika tetapi tidak mempertimbangkan budget dari pemilik, dari hasil diskusi budget dari pemilik dengan budget estimasi arsitek diharapkan dapat solusi yang PAS dan TEPAT.

2. Desain denah lama dengan desain denah baru? Harus ada sinkronisasi dan desain seimbang jadi tidak melakukan terlalu banyak penambahan Struktur Bangunan yang akan berakibat ke pembengkakan biaya tak terduga.

3. Studi Banding Desain Tampak ? Kenapa harus studi Banding Desain Tampak ? nah disini sangat penting karena sebelum kita masuk kedalam rumah, yang kita lihat pertama dari rumah adalah TAMPAK DEPAN rumah, apabila dari depan sudah terlihat baik, tepat dan bagus. Maka pemilik rumah pasti akan PUAS dengan uang yang telah dikeluarkan.

4. Kontrol Pekerjaan dan Pengawasan ? Nah disini sebagai Arsitek sangat penting dalam hal kontrol dan pengawasan, terutama ke pengawas dan pekerja dilapangan. Karena pada dasarnya Pengawas bisa baca gambar, tetapi mereka tetap tidak paham 100%. Sangat penting bagi kita untuk selalu kontrol dan mengawasi agar tidak melebihi budget proyek, maupun hasil kerja yang kurang maksimal yang berakibat fatal kita harus melakukan perbaikan.

5. Kontrol Waktu ? Waktu sangat penting dalam manajemen proyek, semakin lama proyek tersebut semakin rugi pihak pemilik maupun kontraktor yang mengerjakan proyek. Jadi target pengerjaan harus ada, dan realistis.

Rabu, 27 Mei 2015

Ini Patokan Resmi Tarif Arsitek di Indonesia

Untuk urusan renovasi besar atau kecil, saat ini keahlian seorang arsitek semakin dibutuhkan untuk membantu membangun rumah menjadi lebih baik dan sesuai keinginan. Selain itu, arsitek juga bisa membantu memastikan semua kebutuhan rumah baru, mulai dari urusan desain, informasi material, sampai hitungan biaya renovasi.

Namun, tak sedikit masyarakat masih "buta" soal biaya menggunakan jasa arsitek saat ini. Padahal, tarif untuk jasa arsitek sudah ada patokannya secara resmi.

Her Pramtama, Ketua Kehormatan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, mengatakan bahwa honorarium arsitek saat ini sudah transparan dan bisa dicek. Her mengatakan, ketetapan honorarium baru sudah disahkan pada 22 Desember 2012 silam.

"Besar imbalan jasa arsitek merupakan persentase dari besar nilai biaya bangunan yang disesuaikan dengan jenis kategori bangunan tersebut. Kategori bangunan dan tabel perhitungan imbalan jasa arsitek ini diatur sesuai yang tercantum pada buku pedoman hubungan kerja antara arsitek dengan pengguna jasanya," ujar Her kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Nah, apakah Anda tengah bersiap melakukan renovasi rumah dan membutuhkan informasi tarif jasa seorang arsitek?  Berdasarkan ketetapan terbaru, untuk pekerjaan rumah tinggal yang dikategorikan sebagai pekerjaan dengan tingkat kompleksitas tinggi, maka nilai honorarium/imbalan jasa arsitek dihitung minimum sebesar 200 ribu per meter persegi atau 7% dari nilai fisik bangunan/konstruksi.

Perhitungan berbeda berlaku untuk bangunan sosial yang tidak bersifat komersial. Honorarium dihitung maksimum 2,5 % dari nilai Konstruksi Bangunan dengan luas bangunan maksimum 250 m2. 

Selasa, 26 Mei 2015

Desain Arsitektur Rumah Minimalis 2015

Model Desain Rumah Minimalis Terbaru

Desain rumah minimalis 2015 masih kurang lebih sama dengan desain rumah minimalis di tahun kemarin. Desain rumah minimalis masih banyak disukai orang-orang yang akan membeli rumah dan membangun rumah, dengan ide rumah yang super simpel dan sederhana desain rumah minimalis menjadi rumah yang cukup populer. Populer dikalangan ekonomi kelas menengah atau ekonomi kelas atas, semua orang sangat suka dengan rumah yang dikenal cukup fungsional dalam optimalisasi penggunaan ruangan rumah secara penuh.


Tulisan sederhana kali ini akan bercerita tentang model dan aneka desain yang menawan untuk rumah-rumah type minimalis di tahun 2015. Sebetulanya memang tak banyak perkembangan dan perubahan yang cukup signifikan ketika mengacu dan melihat trend perkembanagn model rumah dengan keunggulan fungsional ini.

Selasa, 29 April 2014

Rumah Idaman Bernuansa Villa Di Bali dan Surabaya

Menginginkan Rumah Idaman Bernuansa Villa?

Yulianto Maliang Architects adalah Jasa Arsitek dan Kontraktor Rumah* GRATIS desain arsitektur plus desain interior rumah idaman di Bali.
Dalam aplikasinya, kami mengaplikasikan style Villa ke dalam rumah anda, dimana kami tidak hanya menggunakan arsitektur Bali tradisional melainkan lebih banyak mengkombinasikannya dengan arsitektur modern dan minimalis.






Promo Jasa Desain Rumah Idaman

Biaya Desain Kami**
Luas Bangunan:
0 - 100 m2 = Rp 15,000,000
100-150 m2 = Rp 18,000,000
151-200 m2 = Rp 25,000,000
201-250 m2 = Rp 30,000,000
251-300 m2 = Rp 35,000,000
301-350 m2 = Rp 40,000,000
351-400 m2 = Rp 45,000,000
401-450 m2 = Rp 50,000,000
451-500 m2 = Rp 55,000,000
501-550 m2 = Rp 65,000,000
551-600 m2 = Rp 75,000,000

 **Perhitungan harga dihitung berdasarkan luasan bangunan atau perkiraan maximal luas bangunan. Jika Anda bingung memperkirakan luas bangunan Anda, silakan hubungi kami

Rabu, 23 April 2014

Biaya membangun rumah tinggal di Surabaya & Bali

Berikut ini adalah gambaran biaya per meter persegi dengan standar desain Yulianto Maliang Architects (Style Tropis Modern), biaya ini adalah gambaran dana yang dibutuhkan untuk membangun rumah dengan desain dan pengerjaan berkualitas. Biaya ini tidak mutlak, biaya yang lebih presisi akan dihitung detail berdasarkan desain fix dan juga hal-hal berikut ini:

1. Jenis tanah, apakah tanah standar, tanah bekas sawah/rawa, atau malah tanah kapur. Ini berpengaruh pada jenis pondasi, jenis material, bayaran tenaga kerja, hingga peralatan yang digunakan yang secara langsung juga mempengaruhi biaya bangunan. Jika tanah berkapur/karang, akan perlu peralatan semisalnya excavator untuk menggalinya, atau bisa saja dengan tenaga manusia tapi memakan waktu yang lebih banyak.
2. Akses masuk, apakah truk bak otomatis dapat masuk, atau cuma dapat diakses oleh pick up, ataukah malah cuma tenaga manusia yang dapat mengirimkan material ke lokasi. Hal ini mempengaruhi biaya transport/mobilisasi bahan bangunan serta waktu pengerjaan. Jika tanah Anda sulit diakses oleh truck, akan ada biaya tambahan disana.
3. Spesifikasi dan aksesoris yang digunakan.
4. Jenis Desain yang digunakan, apakah banyak menggunakan kusen, jendela, pintu sliding, pintu folding, atau sedikit (makin banyak bukaan biasanya semakin mengarah ke desain villa dan semakin mahal)
5. Ketinggian bangunan, bangunan lantai 1 dengan lantai 2 dengan lantai 3 dst memiliki spesifikasi pembesian dan jenis pondasi dan struktur yang berbeda.
6. Infrastruktur, seperti got, jalan, tiang listrik terdekat, pam, sumur bor, pengurugan, senderan (jika diperlukan). dll.
 

Senin, 04 Maret 2013

Klasifikasi Bangunan di Indonesia


Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) membagi kelas bangunan rumah menjadi 3 bagian yaitu :
 
1. Kelas bangunan rumah normal. Mutu dan kualitas bangunan rumah ini sudah baik untuk sebagian besar kita. Material bangunan yang dipakai mempunyai mutu kelas normal. Secara umum kualitas ini lebih baik dari kualitas kelas rumah menengah yang ditawarkan banyak pengembang besar di Surabaya dan Bali. Harga kisaran kelas bangunan rumah normal antara 3.500.000 - 4.500.000 per meter2 luas bangunan.

2. Kelas bangunan rumah mewah. Mutu dan kualitas bangunan ini sudah sangat baik. Perbedaan dengan kelas bangunan normal terletak dari penggunaan material finishing (misalnya : granit atau marmer), material kamar mandi, material penutup lantai (misalnya : dengan kayu) yang lebih kilau atau dengan bahan yang lebih baik. Sebuah konsep rumah tahan gempa dengan pedoman standard dirjen Pekerjaan Umum bisa kami buat dengan rentang harga ini. Konsep ini sudah ditetapkan sebagai konsep yang cocok untuk wilayah Indonesia. Harga kisaran kelas bangunan rumah mewah antara 4.500.000 - 5.500.000 per meter2 luas bangunan. 

3. Kelas bangunan rumah super mewah. Kelas bangunan rumah ini ialah kelas yang paling baik. Bangunan dibangun dengan konsep rumah tahan gempa dengan pedoman standar dirjen Pekerjaan Umum. Material finishing menggunakan material kelas excotic. Mulai dari kelas terbaik material lokal hingga kelas terbaik material import. Pekerjaan pembangunan sangat hati hati karena standard bangunannya berbeda dengan standard bangunan sebelumnya. Ini kelas bangunan citra dan harga diri lebih dari sekedar rumah. Harga kisaran kelas bangunan lux diatas 5.500.000 per meter2 luas bangunan. 
nb: harga akan berubah sewaktu - waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu